Media: Antara News
Writer: Aubrey Kandelila Fanani
Published: 25 Sep, 2019
Seni visual berjudul “Relief Satir” karya Galih Reza Suseno menampilkan relief berupa aneka bentuk karang berwarna pastel terbuat dari lempung yang disusun tak beraturan dan berdesakan memenuhi media berukuran 100 x 200 cm.
Kalau relief di candi-candi biasanya menceritakan mitologi dari generasi terdahulu yang berisi, Galih menggambarkan mitos masa kini dalam karya yang dipajang dalam pameran seni rupa “Re-Mitologisasi” di Museum Basoeki Abdullah Jakarta.
“Relief ini adalah satir atas kondisi yang dialami generasi sekarang, saya melihat di masa revolusi industri 4.0 ini banyak sekali informasi sangat hibrid. Kalau kita tidak bisa menyaring dengan baik akhirnya menjadi absurd,” kata Galih, lulusan program sarjana Seni Rupa Murni Fakultas Seni Rupa dan Desain UNS Surakarta dan pasca-sarjana ISI Yogyakarta.
Dalam memilih bentuk, Galih mengaku tak sengaja membuat karyanya terlihat seperti kumpulan karang. Menurut dia, bentuk itu murni abstraksi dari rasa satir generasi muda yang ambigu.
“Saat ini segala informasi datang sangat cepat, hitungan detik, dan dapat berasal dari seluruh penjuru dunia. Jadi generasi sekarang harus punya daya tampung dan imajinasi untuk memilih mitos-mitos yang baik dan buruk,” kata dia.